Memperingati Maulid Nabi
ivan | 06 Feb 2018 | berita | komentar

Dalam memperingati maulid nabi Muhammad S.A.W kali ini, SMKN4 Banda Aceh membawa tema "Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW mari kita eratkan hubungan silaturrahmi sesama, siswa, dewa guru dan staf sekolah".  

pada sesi ceramah ustad mengisahkan kisah perjalanan panjang Muhammad bin Abdullah sebelum ia dinobatkan sebagai Nabi pada umurnya yang ke-40, wajib kita jadikan teladan. Begitu pula setelah kenabiannya. Sebagai muslim, kita memang harus menjadikan sosok Nabi Muhammad SAW yang mulia sebagai contoh untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pelajaran agama Islam sering disebutkan ada empat sifat Nabi Muhammad SAW yang patut diteladani. Meskipun dalam kehidupan sehari-harinya ada begitu banyak kemuliaan dari beliau yang seharusnya kita ikuti. Di antaranya:

Shiddiq, yang berarti benar. Maksudnya Nabi Muhammad SAW memiliki sifat jujur baik dalam perkataan maupun perbuatannya. Jauh sebelum diangkat menjadi Rasul, ia dikenal sebagai orang yang terpercaya karena kejujurannya. Sebagai umatnya tentu kita harus meneladani sifat jujur nabi, apalagi di zaman sekarang mencari orang yang jujur cukup sulit.

Amanah, yang berarti dapat dipercaya. Rasulullah juga dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya. Ia selalu amanah jika diberikan kepercayaan oleh orang lain dan tidak pernah mengingkarinya. Penduduk Mekkah menyebut beliau sebagai Al-Amin. Jadilah orang yang bisa dipercaya seperti Nabi, khususnya untuk orang-orang yang diberi amanah untuk memimpin negeri ini. Jika kelak kita diberi amanah, usahakan untuk tidak ingkar ya teman-teman.

Tabligh, yang berarti menyampaikan. Sifat ini berarti nabi selalu menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada umatnya. Tidak ada satu pun wahyu dari Allah yang ia sembunyikan maupun yang ia lebihkan. Begitu pun kita sebagai manusia biasa, jika dipesankan oleh seseorang untuk menyampaikan sesuatu, sampaikanlah tanpa mengurangi maupun melebih-lebihkan ya.

Fathonah, yang berarti cerdas. Meski pun nabi tidak bisa membaca dan menulis, tapi ia dikenal sebagai orang yang cerdas. Memimpin umat yang besar tentu tidak mudah, dibutuhkan kecerdasan. Terlebih nabi juga mengemban tugas menyampaikan ribuan ayat, firman Allah SWT. Maka umatnya juga harus demikian. Jangan mau membiarkan diri bodoh. Belajarlah agar cerdas seperti Rasulullah.

Itu tadi sifat-sifat Rasullullah yang harus kita teladani. Esensi dari memperingati Maulid Nabi bukan hanya mendengar ceramah saja, tetapi seharusnya juga menjadikan kisahnya sebagai teladan dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari sebagai umat Islam. Nabi Muhammad SAW juga dinobatkan sebagai orang paling berpengaruh di dunia.

Komentar
Belum ada komentar
Silahkan komentar disini



Masukkan kode
PEMERINTAH ACEH
DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 BANDA ACEH

Jln. Sisingamangaraja No.109 Telp. (0651) 7551680, 7551679, E-Mail : smkn4bandaaceh@gmail.com, Gampong Mulia Kota Banda Aceh
Aceh-Indonesia 2014-2019